Tampilkan postingan dengan label masa depan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masa depan. Tampilkan semua postingan

Ganja, Obat Kanker Masa Depan postheadericon


Gustin L. Reichbach, adalah seorang hakim kenamaan dari New York State Supreme Court, yang juga adalah pengidap kanker.

Beberapa saat lalu, tulisannya di New York Times tentang pengakuannya menggunakan ganja medis kontan sedikit membuat gempar kota yang konon katanya tak pernah tidur itu.

Gustin L. Reichbach
Kisah ini merasa perlu diangkat sebagai sebuah artikel berdasarkan pertimbangan; penyakit, kelainan dan wabah bisa terjadi kepada siapapun, lintas profesi ataupun usia.

Menyikapi pernyataan-pernyataan yang sang hakim beberkan terkait profesinya juga keterlibatannya dengan tindak kriminal, dalam hal ini penggunaan ganja, harusnya bisa sedikit menghapuskan stigma-stigma buruk tentang pengguna ganja, yang umum diketahui berperilaku buruk dan tidak menyenangkan.



Juga secara lantang (harusnya) membantah undang-undang yang mengklasifikasikan ganja sebagai narkotika berbahaya, tanpa nilai medis sedikitpun.

Pernyataan dari Gustin L. Reichbach ini diutarakannya dalam sebuah artikel di New York Times setelah menerima vonis kanker pankreas 3 setengah tahun lalu, ketika dia baru saja berulang tahun ke-62.

Kanker stadium 3 dinyatakan dokternya bersamaan dengan vonis sisa usia yang maksimal hanya bisa bertahan 6 bulan saja!

16 Mei 2012, 3 setengah tahun setelah divonis, sang hakim angkat bicara. Bukan tanpa risiko, tentunya.

Dia bisa saja kehilangan pekerjaannya dan mendapatkan masalah dengan hukum yang berlaku, mengingat hukum negara bagiannya dimana segala bentuk penggunaan ganja adalah ilegal.

Menurutnya, tidak ada lagi yang perlu disembunyikan jika faktanya, ganja yang pemerintah federalnya larang sepenuh hati ini, ternyata sangat bermanfaat untuk kanker yang dideritanya.

�My survival has demanded an enormous price, including months of chemotherapy, radiation hell and brutal surgery.�


Segala perawatan yang dia jalani setelah diagnosis bagaimanapun telah memperpanjang usianya. Meskipun, lanjutnya lagi, biaya yang dikeluarkan, efek samping chemoteraphy, dan puluhan obat-obatan yang hanya bersifat menenangkan sementara dengan efek-efek samping yang tak kalah mengganggu, seperti mual, hilangnya selera makan dan susah tidur.

Setiap obat pabrikan yang dokternya sarankan untuk meringankan satu gejala selalu berujung kepada pengkonsumsian obat-obatan lainnya untuk sekedar meredakan efek samping dari obat tersebut.

Obat penghilang rasa sakit contohnya, selalu berujung kepada hilangnya nafsu makan dan sembelit.

Juga obat anti-mual, ungkapnya, malah mengakibatkan masalah lain seperti melangitnya kadar gula dalam tubuh rentannya.

Begitu seterusnya, dan bisa dibayangkan nominal uang yang harus disediakan untuk sekedar berusaha mempertahankan keberlangsungan hidup belaka.


Selepas setahun perawatan menyengsarakan, kanker pankreasnya akhirnya hilang, meskipun dia sadar bahwa kanker itu hilang hanya untuk kembali merongrong nyawanya.

Mual dan nyeri adalah kesetiaan yang senantiasa menemani kapanpun selepas perawatan �IV Booster of Chemoteraphy�.

Bahkan �makan�, salah satu hal paling menyenangkan dalam hidup, kini baginya adalah peperangan yang menyengsarakan setiap harinya, dimana setiap suapan sendok adalah sebuah kemenangan.

Juga tidur, satu aspek paling vital untuk membantu proses recovery dan hiburan untuk kesengsaraan sehari-harinya, kini menjadi satu hal yang sangat sulit untuk dimiliki.

�This is not a law-and-order issue; it�s a medical and human rights issue.�

�Menghisap ganja adalah satu-satunya cara untukku meredakan mual, meningkatkan nafsu makan dan memudahkan kantuk untuk datang di akhir hari.�

Beruntunglah beberapa temannya, yang tentunya tak tega melihat kesengsaraan sang hakim rela (dengan risiko pribadi) menyediakan akses untuk ketersediaan ganja medisnya.

�Di posisiku yang masih aktif sebagai hakim dan bekerja mengadili kasus-kasus, banyak teman dan relasi yang mempertanyakan keputusanku mengangkat isu ini.

Ini kulakukan karena kesadaran bahwa para penderita kanker sepertiku di luar sana, mungkin tidak punya akses mengungkapkan keadaan buruk masing-masing secara masal.


Everybody can make their own fuel at their house by them self. Yup, FREE fuel, FREE energy, for you all! The ELITE afraid about this. Because it�s can makes they business and industrial empire in Oil companies, Pharmaceutical Companies, Plastics Companies, Paper Companies, Contractors Companies and many others around the world, will COLLAPSE!

Sangat menyakitkan rasanya bahwa dalam masalah kanker seperti ini, satu-satunya obat yang dapat menolong tanpa efek-efek samping yang rumit, dalam hal ini yaitu cannabis, masih saja diklasifikasikan sebagai narkotika�, lanjutnya dalam artikel tersebut.

�Aku tidak bakal tinggal diam, karena meng-kriminalisasikan obat paling efektif akan berujung kepada ketidak-adilan sistem administrasi hukum yang berlaku.

Aku merasa berkewajiban baik sebagai hakim atau sebagai penderita kanker, memohon kepada pemerintah negara bagian New York untuk mengikuti langkah 17 negara bagian lainnya yang telah memberikan akses untuk ganja medis.

Karena adalah tidak manusiawi untuk menghalangi kami (penderita kanker) dari sebuah substansi alam yang telah terbukti membantu penderitaan kami�, tutupnya.

Ganja Hentikan Penyebaran Sel Kanker

Ganja yang penjualan dan pemakaiannya dilarang, terbukti dapat menjadi obat alternatif kanker. Sebuah senyawa dalam ganja yang ditemukan oleh peneliti di California Pasific Medical Centre, San Fransisco, dapat berpotensi mematikan sel-sel kanker.

�Butuh waktu sekitar 20 tahun untuk penelitian ini, dan hasilnya sangat menggembirakan� ujat Pierre Despres, seorang peneliti pada Huffington Post.

Desprezm seorang ahli biologi molekuler, menghabiskan waktu tahunan untuk mempelajari gen penyebaran kanker.

Sedangkan, Sean McAllister mempelajari efek Cannabidiol, atau CBD, senyawa kimia yang berada dalam ganja.

Akhirnya, pasangan ini pun mencoba memadukan dua penelitian yang telah mereka lakukan. Menggabungkan CBD dengan sel kanker dalam sebuah cawan petri.

�Kami menemukan Cannabidiol memiliki sifat dasar �mematikan�, dan ini terjadi pada sel kanker,� sambungnya.

Meski telah berhasil pada hewan uji laboratorium. Penelitian ini belum dapat diterapkan pada manusia. Para ahli masih menunggu izin untuk uji klinik pada manusia.

Ganja Sebagai Obat Kanker

Penelitian terbaru yang dilakukan tim dari University of Alberta menunjukkan bahwa daun ganja ternyata mengandung bahan aktif yang dapat menambah nafsu makan para pasien kanker.

Bahan aktif dalam ganja yang disebut delta-9-tetrahydrocannabinol (THC), dapat meningkatkan selera makan dan kemampuan pengecapan pada pasien kanker stadium lanjut.

Mykayla

�Mariyuana emiliki reputasi yang buruk bagi orang sehat, tetapi studi menunjukkan bahwa ganja juga memiliki efek yang baik bagi pasien kanker.

Tak hanya itu, mereka dapat menikmati makanan dan tidak merasa lapar adalah perbaikan yang besar untuk meningkatkan kualitas hidupnya,� jelas peneliti Wendy Wismer, seorang ilmuwan makanan di University of Alberta di Kanada.

Rupanya, karena alasan inilah, seorang Ibu warga negara Oregon, Erin Purchase percaya dan memberikan terapi �pengobatan� marijuana sebagai bagian dari pengobatannya kepada sang putri Mykayla Comstock (7) yang sedang menderita kanker.

Mykayla sembuh dari kanker karena ganja

Dilansir healthland.time, Mykayla didiagnosa dengan leukemia lymphoblastic akut pada bulan Juli 2012 dan terus menerus menjalani kemoterapi.

Sebelum menjalani treatment �pengobatan� marijuana, bocah kecil itu mengalami respon yang buruk terhadap pengobatan kemoterapi.

Namun, Erin mengaku sengaja memberikan ganja dalam bentuk minyak kepada putrinya untuk mengurangi efek samping dari kemoterapi, mengurangi rasa sakit dan menambah nafu makan.

Melihat perkembangan putrinya yang mulai membaik, sang ibu Erin terpaksa meninggalkan saran dokter untuk transplantasi sumsum tulang dan menggantinya dengan ganja sebagai terapi pengobatan dan mengurangi rasa sakit dan mual yang diderita putri tercintanya.

Sementara, The American Academy of Pediatrics menentang penggunaan ganja untuk mengobati anak-anak muda, mengutip potensi adiktif dan tidak diketahui banyak tentang bagaimana hal itu dapat mempengaruhi perkembangan tubuh.

The Institute of Medicine (IOM), sebuah kelompok ilmiah ahli menganalisis data yang tersedia dan sejak 1999 telah mengakui bahwa beberapa keperluan medis yang bisa dilakukan adalah ganja.

�Masih banyak pengobatan-pengobatan yang efektif untuk meredakan mual dan nyeri kanker,� ungkap peneliti. Penelitian juga mengakui bahwa untuk beberapa pasien yang mungkin tidak merespon terapi, komponen dalam ganja dapat membantu.

Cannabis THC (Tetrahydrocannabinol) on cancer

Laporan IOM menyoroti kebutuhan untuk penelitian lebih banyak ke dalam pemahaman menggunakan obat ganja termasuk gejala atau kondisi yang mungkin paling efektif, dan yang pasien.

Mereka prihatin ketika datang untuk mengobati anak-anak seperti Mykayla yang sering tidak disertakan dalam uji klinis karena usianya yang masih muda.

Pasien memiliki kemungkinan beberapa tahun lagi menghadapi efek samping dari obat.

Beberapa ahli menunjukkan bahwa tidak semua komponen ganja, dan pengaruhnya terhadap tubuh, telah dipelajari atau belum dipahami dengan baik.

Tanpa penelitian lebih lanjut, baik dokter dan orang tua akan terus menghadapi keputusan yang sulit memberikan pengobatan bagi anak-anak yang jauh dari bahaya.

Pengobatan Ganja (Medical Marijuana) Bukanlah Narkotika

Di beberapa negara tumbuhan ini tergolong narkotika, walau tidak terbukti bahwa pemakainya menjadi kecanduan, berbeda dengan obat-obatan terlarang jenis lain yang menggunakan bahan-bahan sintetik atau semi sintetik dan merusak sel-sel otak, yang sudah sangat jelas bahayanya bagi umat manusia.

Efek ganja terhadap tumor otak


Di antara pengguna ganja, beragam efek yang dihasilkan, terutama euforia (rasa gembira) yang berlebihan serta hilangnya konsentrasi untuk berpikir di antara para pengguna tertentu.

Efek negatif secara umum adalah pengguna akan menjadi malas dan otak akan lamban dalam berpikir.

Namun, hal ini masih menjadi kontroversi, karena tidak sepenuhnya disepakati oleh beberapa kelompok tertentu yang mendukung medical marijuana dan marijuana pada umumnya.

Untuk itulah maka ganja tak bisa dijadikan obat untuk semua manusia, apalagi yang tak suka mabuk. Maka ilmuwan akan membuat efek mabuk itu menjadi hilang agar semua orang dapat menggunakannya sebagai penyembuh dan pengobatan berbagai penyakit.

Untuk Obat, Ilmuwan Ciptakan Ganja Tidak Memabukkan

Ilmuwan Israel berhasil menciptakan ganja sintetis yang bentuk, bau, dan rasanya menyerupai daun ganja asli. Satu-satunya yang menjadi yang pembeda adalah, ganja sintetis ini tidak menimbulkan efek memabukkan selayaknya ganja sungguhan. Dan karena memiliki bau, bentuk dan rasa menyerupai ganja asli, produk ini berhasil menipu pasien.


Ganja sudah dikenal sebagai tanaman obat dan pemulih kesehatan sejak ribuan tahun yang lampau.

Tikkun Olam, perusahaan yang mengembangkan ganja sintetis ini memang sengaja tidak membuat efek tersebut. Sebab, mereka memang berniat membuat hanya mirip secara bentuk, namun kandungan yang berbeda.

�Setelah mencoba ganja sintetis ini, banyak pasien kami kembali dan mengaku tertipu. Mereka mengira kami memberi semacam plasebo pada mereka,� kata Tzahi Klein, kepala bagian pengembangan Tikkun Olam, seperti dikutip Daily Mail, Jumat 1 Juni 2012.

Efek mati rasa yang biasa didapat seseorang saat mengonsumsi ganja, berasal dari zat THC atau tetra-hydro-cannabinol yang terkandung di dalamnya.

Para ilmuwan Israel lebih memilih untuk meningkatkan efek zat yang lebih ringan, yaitu cannabidiol, yang seringkali digunakan untuk meringankan efek gangguan mental.

Di Israel, ganja digolongkan ke dalam obat-obatan kelas B. Di negara ini, ilegal bagi warganya untuk memiliki dan menghisap ganja. Penggunaan daun ini diperbolehkan di Israel untuk tujuan medis. Tikun Olam adalah salah satu perusahaan Israel yang menumbuhkan ganja untuk keperluan ini.

Ganja Obat Masa Depan


Efek negatif ganja terhadap memori sudah lama dikenal. Tapi kini para ilmuwan telah menemukan lokasi di bagian mana otak yang bisa terpengaruh dan menyebabkan kelupaan.

Jika penelitian tersebut berhasil, saat percobaan yang dilakukan menggunakan tikus dan diperkirakan bisa diterapkan pada manusia, berarti suatu hari nanti para ilmuwan akan mampu menciptakan obat yang diproduksi menggunakan ganja tanpa menggangu memori kerja pasien saat obat tersebut bekerja mengobati penyakit.

Memori kerja merupakan kemampuan untuk mengingat lebih dari satu pemikiran di kepala dalam suatu periode.

�Kami telah menemukan titik awal dari fenomena tersebut � efek dari ganja terhadap ingatan � .adalah sel astrogial,� ujar peneliti lembaga riset biomedis di Institut di National de la Sant� et de la Recherche M�dicale (INSERM), Giovanni Marsicano.

Giovanni menemukan fakta bahwa gangguan terhadap memori kerja tidak disebabkan oleh efek dari obat (yang diproduksi menggunakan ganja) yang langsung menyerang sel-sel saraf pada otak, melainkan pada jenis sel yang lain, yaitu sel-sel pembantu otak yang disebut astroglia (sering disebut astrocrytes, neuroglia, atau sel-sel glial).

Astroglia (Astrocytes)


Para peneliti mempelajari bagaimana reaksi tikus terhadap komponen aktif ganja dan beberapa unsur kimia lain yang mirip. Perhatian difokuskan kepada reseptor pada sel-sel otak yang bereaksi terhadap zat kimia yang bernama cannabinoid, sebuah senyawa yang mirip dengan komponen aktif pada ganja, yaitu Tetrahydrocannabinol (THC). Reseptor otak yang bereaksi terdapat pada neuron (sel syaraf) dan astroglia atau disebut juga astrocytes.

Para peneliti tersebut melakukan rekayasa terhadap tikus untuk melakukan percobaan. Tikus-tikus tersebut dibagi dalam 3 kelompok:

Kelompok pertama tidak mempunyai reseptor cannabinoid di otaknya
Kelompok kedua hanya mempunyai reseptor pada neuron (sel syaraf)
Kelompok terakhir hanya mempunyai reseptor pada astroglia.
Tikus-tikus tersebut diajarkan untuk melewati sebuah labirin. Setelah dianggap menguasai labirin, tikus-tikus tersebut lalu diberikan sejumlah dosis THC atau senyawa lain yang mirip dengan cannabinoid untuk mengetes kemampuan mereka dalam mengingat labirin.

Kelompok tikus yang dengan reseptor cannabinoid pada astroglia (kelompok-1) ternyata bermasalah dalam mengingat arah. Kelompok lain yang hanya memiliki reseptor pada neuron (kelompok-2) tanpa masalah berhasil melewati labirin.

Hal tersebut menunjukkan bahwa THC tidak mempengaruhi memori melalui neuron (sel syaraf), namun melalui astroglia.

Para peneliti juga memperhatikan sel-sel astroglial pada bagian potongan otak yang berasal dari hippocampus (bagian otak yang berkaitan dengan pembentukan memori).

Setelah terkena cannabinoid, astroglia melepaskan senyawa yang mengganggu pengiriman sinyal antar neuron. Hal tersebut bisa menjelaskan mengapa ganja bisa memengaruhi memori.

Efek lain dari ganja � yang bisa dikatakan bermanfaat adalah dalam mengobati rasa sakit, kejang, dan beberapa penyakit lainnya � terjadi melalui neuron.

Jika zat cannabinoid bisa didesain hanya untuk memengaruhi neuron, pengaruh buruk ganja pada memori tentu bisa dihindari dan tentu saja pengobatan menggunakan ganja dimasa depan untuk banyak penyakit akan bisa dilakukan.



Sumber indocropcircles.wordpress.com

Wajah - Wajah Teknologi di Masa Depan postheadericon

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5juzQzh2BZcWMY7xiciIU-QoNlHoZ5cRQMfy9zJoZmHXGYdD7YK9LH-1PuBoe0WGzhqB9zJkaOyu-dY2kWQGYbXCOO0pBL5tkUhg-pe0Nm0IUmpUoWDT2mzlvT-DGaBfKX_qfaHDWVQ0s/s1600/Teknologi.jpg

Mulai dari tato digital sampai headphone yang bisa membaca pikiran.
Memprediksi wajah-wajah teknologi di masa depan bukan perkara yang mudah. Pasalnya, perkembangan teknologi sangat dinamis.

Namun, meski sulit, pemerhati teknologi sudah membeberkan ramalannya tentang wujud teknologi di masa depan, seperti dilansir CNN.

Menurut Marcus Fairs, pemimpin redaksi majalah desain yang cukup berpengaruh, Dezeen, teknologi yang paling berdampak pada beberapa dekade mendatang adalah teknologi di bidang manufaktur dan teknologi yang dapat dipakai (wearable).

Mulai dari Armour39, yang merupakan baju atau bahan yang berbekal fungsi alat ukur kinerja atletik dengan konsep layar sentuh.

Lalu, ada headphone besutan Neurowear, yang mampu membaca pikiran penggunanya melalui sensor saraf, dan secara otomatis memutar lagu sesuai mood pengguna saat itu.

Menakjubkan? Tenang. Masih banyak lagi ramalan teknologi yang bisa membuat Anda terperangah. Tak percaya? Anda bisa melihat wajah-wajah mereka dibawah ini:

Headphone besutan Neurowear ini dapat membaca pikiran penggunanya melalui sensor saraf lalu memutar lagu sesuai mood pengguna saat itu.

 Armour39 merupakan baju yang memiliki fungsi sebagai alat ukur kinerja atletik dengan konsep layar sentuh.

 
Armour39 merupakan baju yang memiliki fungsi sebagai alat ukur kinerja atletik dengan konsep layar sentuh.

 
Tato temporer Biostamp ini dapat dimanfaatkan untuk memonitor kondisi kesehatan pengguna.
 
Vuzix smart glasses yang diperkirakan akan menjadi pesaing berat Google Glass ini memenangkan penghargaan sebagai "Best of Innovations" dalam kategori desain di CES 2013.
 
 
Nest Thermostat merupakan alat pengatur suhu ruangan yang dapat diatur melalui smartphone.
 
 
Fitbit Flex merupakan perangkat tanpa kabel yang mengukur pergerakan harian untuk menjaga kebugaran tubuh.
Tidak semua perangkat masa depan memiliki teknologi canggih. Perangkat masak yang memenangkan D&AD award ini masih menggunakan teknologi tradisional.
 
 
Ban kursi roda yang dapat dilipat ini merupakan rancangan Vitamin design.
 
 
Printer tiga dimensi The CubeX Duo dirancang untuk dapat digunakan oleh masyarakat kelas menengah.
 
 
sumber: http://news.viva.co.id

Inilah Sejadah Masa Depan postheadericon




Pernah punya pengalaman nginep di hotel atau villa terus bingung nentuin arah kiblat, untung-untung kalo ada penunjuk arah kiblat yang biasanya ada di langit-langit kamar hotel, tapi kalo ga ada gimana ?

Berterima kasih lah kepada Soner Ozenc, yang menciptakan sebuah sajadah yang sangat unik. Apa yang membuat unik? ternyata Sajadah ini bisa mengeluarkan cahaya !, dan cahaya tersebut akan semakin terang apabila arah dari sajadah secara benar menghadap ke kiblat (Mekah). Semakin benar arah kiblat, maka semakin terang sajadahnya.




sumber :supermance.com

11 Ramalan Masa Depan yang Belum Terjadi postheadericon

Kehidupan Masa Depan


SUKA film fiksi ilmiah tentang kehidupan masa depan? Jika iya, Anda pasti melihat gambaran masa depan yang hampir sama: mobil terbang bersliweran dan robot di mana-mana.

Selain itu, banyak film yang meramalkan kejadian itu terjadi di abad ke-21 (Film 2001: Space Odyssey (1968) bahkan menyebut bepergian ke luar angkasa jamak dilakukan di tahun 2001!). Well, kita sudah hendak melampaui 10 tahun pertama abad ke-21. Tapi, di jalanan belum ada mobil terbang atau robot jadi pembantu di rumah kita.

Hm, menyalin dari Time, daftar ini dibuat untuk mengingatkan apa saja ramalan yang sudah dibuat manusia tentang kehidupan di masa depan tapi belum jadi nyata (hingga kini).

Manusia Bumi Pakai Baju Seragam


Jerry Seinfield pernah membuat lelocun lucu soal ini: �Setiap kali saya melihat film atau serial TV berisi orang di masa depan atau dari planet berbeda, semuanya pakai baju yang sama. Sepertinya, ada suatu saat mereka memutuskan, �Baiklah, cukup. Mulai dari sekarang, baju ini akan jadi seragam kita: baju ketat warna perak dengan tanda V di dada dan sepatu bot. Itu sudah cukup. Kita ingin pergi ke planet lain danmesti terlihat sebagai satu tim.� Di serial TV dan film-film Star Trek, Battlestar Galactica, atau berbagai film tentang penjelajahan luar angkasa, semua orang mengenakan seragam yang sama atau kalaupun beda warna, motif busananya sama.

Sepertinya, semua orang di masa depan mendapat perintah untuk membuang semua baju di lemari mereka dan hanya punya satu jenis baju: pakaian seragam. Untungnya, kita masih ingin terlihat beda dari orang lain dan lebih nyaman tak pakai seragam saat bepergian.

Jet Packs


Jet Packs adalah semacam jet yang difungsikan mirip tas punggung. Alih-alih memanggul tas, punggung Anda memanggul mesin jet yang kemudian bisa menerbangkan Anda. Awalnya, ide ini muncul tahun 1920-an di majalah fiksi ilmiah seperti Amazing Stories dan lalu muncul lagi di salah satu film James Bond (Thunderball) dan komik (dan film) The Rocketeer.

Asal tahu saja, Nazi Jerman pernah serius melakukan penelitian dengan mengikatkan mesin jet ke tubuh para pilot mereka lalu mencoba terbang di atas lapangan. Tapi, percoban itu tak pernah betul-betulberhasil. Tapi, impian membuat jet packs tak perbnah pudar.

Tahun ini, kata Time, sebuah perusahaan pembuat pesawat di Selandia Baru Martin Aircraft Company menandatangani kesepakatan kerja sama senilai $12 juta untuk mulai membuat jet packs dan akhirnya anti akan dijual bebas. Hm, semoga segera jadi nyata.

Makanan Dalam Bentuk Pil


Makanan di masa depan diramalkan akan muncul dalam bentuk pil. Sekali makan pil, sudah kenyang. Hal ini sulit jadi nyata karena rata-rata setiap orang butuh 2 ribu kalori sehari. Jika kalori dipadatkan dan jadi sebutir pil, kita tetap harus menelan setngah pon pil sehari. Itu belum termasuk karbohidrat, protein, dan vitamin-vitamin yang berguna lainnya.

Hm, masih lebih enak makan seiris pizza atau cheese burger, ya? Kendati begitu, bukan berarti mimpi makan semacam pil sirna. Peneliti di Institute of Food Research di Norwich, Inggris, mengatakan mereka sedang dalam tahap akhir mencipta permen yang rasanya seperti makan penuh.

Pemerintahan Dunia


Di banyak serial TV atau film fiksi ilmiah mulai dari Star Trek, Babylon 5, dan macam-macam lagi, dunia tak lagi terdiri dari berbagai negara, tapi ada satu penerintahan tunggal yang memerintah seluruh manusia di bumi.

Pemerintahan itu bisa berwujud Federasi, Pesekutuan, atau bahkan PBB. Bagaimana pemerintahan dunia muncul? Robert Heinlein, yang menulis novel Starship Troopers (yang kemudian difilmkan 1997), memberi penjelasan bagaimana satu pemerintahan dunia tercipta.

Pemerintahan global Terran Federation tercipta setelah banyak negara demokratis jatuh pada kekacauan pada abad ke-21, yang kemudian memberi kesempatan militer mengambil alih dan mendirikan negara tunggal di dunia. Wah, jangan sampai kejadian deh.

Mobil Terbang


Mobil terbang adalah gambaran paling umum dari sebuah dunia masa depan. Kota di masa depan pasti dipenuhi mobil-mobil terbang bersliweran. Budaya pop, lewat film, komik, serial TV, melanggengkan gambaran itu. Serial The Jetsons, trilogi Back to the Future, Blade Runner hingga The Fifth Element menampilkan mobil-mobil terbang.

Seharusnya, mobil terbang tidak terlalu sulit terwujud. Kita sudah punya mobil dan pesawat terbang. Lalu, apa susahnya membuat mobil terbang? Well, mungkin memang sulit membangun mesin terbang dengan kapasitas sebuah mobil. Kita tunggu saja.

Perjalanan Melintasi Waktu


Kita sudah digoda berkali-kali bahwa perjalanan waktu dimungkinkan lewat karya sastra (The Time Machine), film (Back to the Future, Bill and Ted�s Excellent Adventure), dan TV (Quantum Leap, Time Trax, Doraemon). Tapi, hingga kini, konsep jalan-jalan ke masa lalu atau masa depan masih fiksi. Kecuali jika Anda percaya kalau Bill Gates dan Steve Jobs adalah manusia dari masa depan yang membocorkan teknologi masa depan pada kita.

Teleportasi


Pasti asyik bisa berpindah tempat dalam sekejap dari satu tempat ke tempat lain. Kita tak butuh mobil, pesawat, atau kendaraan lain, dan tentu, akan menghemat waktu. Masalah kemacetan Jakarta sirna bila kita bisa menemukan tweknologi ini. Tapi sayang, teknologi ni hingga sekarang masih fiksi alias baru ada di serial Star Trek dan semacamnya.

Walau masih fiksi, langkah mewujudkannya jadi nyata tengah digagas. Sejumlah fisikawan, dan bahkan Angkatan Udara Amerika Serikat, meneliti apa manusia bisa berpindah tempat lewat semacam lubang cacing. Semoga cepat-cepat jadi nyata deh.

Kota Bawah Laut


Selain luar angkasa yang tanpa batas, lautan yang dalam juga memberi misteri serupa. James Cameron membuat The Abyss yang mengadaikan di dasar laut tinggal alien. Para pembuat film era lampau punya ide lebih segar: kota bawah laut! Film-film kelas B era 1950-an mengandaikan tokohnya tinggal bersama makhluk-makhluk amfibi manusia yang bernafas dengan insang dan tinggal di kota indah bawah laut.

Sesungguhnya, dengan naiknya permukaan laut seiring pemanasan global, kita seharusnya memikirkan membangun kota bawah laut. Kota bawah laut memang belum ada, yang sudah ada hotel mewah di Dubai menawarkan sensasi makan malam di bawah laut.

Manusia Syborg


Setengah manusia, setengah mesin. Itulah cyborg alias cybernetic organism. Istilah ini muncul 1960-an dan terkenal tahun 1970-an lewat serial The Six Million Dollar Man. Di serial itu, setelah jadi setengah mesin, Steve Austin jadi �Better. Stronger. Faster.�

Saat ini, sudah ada sejumlah manusia yang bagian tubuhnya diganti mesin�misalnya tangan mesin pengganti tangan yang hilang karena kecelakaan. Tapi, belum ada yang lantas jadi punya kekuatan super seperti Bionic Man, Bionic Woman, atau Robocop.

Jika nanti jadi nyata, apa ada jaminan kekuatan super cyborg hanya dipakai untuk kebaikan? Hm, pikir-pikir dulu deh sebelum mencipta cyborg.

Dunia Yang Hancur Karena Bencana Besar


Sudah banyak film fiksi ilmiah meramalkan dunia masa depan bisa jadi suram. Bencana nuklir membinasakan miliaran manusia dan bumi tak lagi akrab untuk ditinggali.Atau, polusi yang demikian parah membuat bumi begitu rusak.

Film-film Mad Max, The Road, Terminator, Wall-E, dan macam-macam lagi sudah meramal hal itu. Kita beruntung ramalan masa depan yang ini belum terjadi, dan semoga saja tidak.

Pembayaran Dengan Sidik Jari Akan Menjadi Tren di Masa Depan? postheadericon


Masih ingat dengan PayTango yaitu sistim pembayaran yang menggunakan sidik jari sebagai pengganti kartu kredit atau tunai atau mobile payment?

Sekarang juga ada PayTouch dengan sistim yang sama dengan PayTango kecuali yang satu ini memang punya ambisi untuk mengubah sistim pembayaran yang ada saat ini hanya dengan sentuhan sidik jari saja.

 

 


Terlepas dari sisi keamanan yang bagi sebagian orang mungkin kurang suka tetapi sistim ini (pembayaran dengan sidik jari) akan kemungkinan bisa berkembang pesat di masa depan karena sangat mudah dan nyaman.

Coba bandingkan bila menggunakan uang tunai, kartu kredit maupun ponsel, semuanya tetap ada yang harus dibawa tetapi dengan sistim PayTouch ini, hanya anda perlu bawa diri anda saja.

Dan coba bayangkan, ketika anda sedang berenang dan terus lapar mau beli makanan, anda tidak perlu kuatir kalau lupa bawa dompet karena jari andalah yang akan digunakan sebagai alat pembayaran.

Untuk bisa menikmati sistim pembayaran ini, cukup mendaftarkan kartu kredit anda secara online ke website PayTouch dan selanjutnya anda bisa belanja dimana saja yang menerima sistim PayTouch tanpa harus repot bawa dompet maupun ponsel.

Menurut kami sendiri, diantara semua jenis pembayaran yang ada, kami pilih yang satu ini karena tidak perlu apapun, engga mungkin kan kalau jari kita ketinggalan? :-)

PayTouch rencananya akan mulai dipasarkan di Amerika dan Eropa pada tahun depan.

 



sumber: http://www.engadget.com

5 Dosa Besar Saat Masa Remaja postheadericon

5 Dosa Besar Saat Masa Remaja


5 Dosa Besar Saat Masa Remaja - Berikut 5 Dosa Besar Saat Masa Remaja

1. Pacaran
Namanya udah puber n memang fitrahnya seneng sama lawan jenis, yang namanya cinta selalu menjadi atribut mengasyikkan bagi kehidupan remaja. Saat diri sendiri merasa tidak dipahami orang lain, yang namanya lawan jenis selalu menjadi tempat asyik untuk curhat. Jadilah sepasang lain jenis berpacaran.

Bukannya asyik, pacaran malah full ancaman. Allah memerintahkan menahan pandangan dari lawan jenis, orang pacaran malah saling pandang. Jadinya nggak patuh sama Allah, kan? Belum masalah sentuh-menyentuh, yang kata Nabi SAW lebih baik kepala ditusuk paku besi daripada menyentuh wanita non-mahram. Kalo menyentuh dah boleh-boleh saja, gimana gak meningkat ke yang lebih ngeri? Kalo sudah begini, siapa yang rugi? Kalo tidak tobat, bisa saja rugi akhirat. Kalo sampai zina beneran, tentu juga rugi dunia.

2. Pornografi
Rasa ingin tahu ditambah besarnya gairah syahwat pada masa remaja membuat banyak remaja (terutama laki-laki) terperosok ke dalam maksiat satu ini. Banyak media yang memuat pornografi. Mulai dari poster, majalah, buku, sampai VCD. Bahkan majalah Playboy yang sudah mahsyur kepornoannya pun mau masuk ke Indonesia setelah majalah porno lainnya eksis di negeri ini.
Menahan pandangan dari lawan jenis termasuk juga nggak lihat hal-hal yang porno semacam ini. Pornografi juga memancing kejahatan seperti pelecehan seksual dan pemerkosaan. Berapa banyak kasus perkosaan berwal dari nonton VCD porno.
Alhamdulillah, nilai2 syariat islam sudah mulai ditegakkan di negeri kita. Setelah UU Anti Pornografi dan pornoaksi disahkan, kita nggak aman dari tuntutan dunia dalam masalah ini. Kalo ketahuan lihat atau bawa barang2 berbau porno, agan bisa dipenjara/kena denda. Selain itu agan masih harus menghadapi tuntutan hukuman akherat klo nggak tobat.

3. Onani Masturbasi
Maksiat yang satu ini juga terkenal banget dilakukan oleh para remaja. Sebabnya rata-rata sama, ingin tahu dan besarnya nafsu seksual pada masa remaja. Menurut penelitian, aktivitas ini lebih banyak dilakukan remaja pria (sekitar 90%), namun juga ada remaja perempuan yang melakukannya (sekitar 30%).
Sebagian orang menganggap melepaskan syahwat dengan onani/masturbasi merupakan jalan yang lebih selamat daripada berzina. Kadar maksiat memang lebih rendah dari zina beneran. Tapi bukan berarti onani tidak terlarang. Dalam Islam, melampiaskan nafsu syahwat hanya diperkenankan dilakukan terhadap istri atau budak yang dimiliki. Barang siapa yang mencari pelampiasan selain itu maka mereka termasuk orang yang melampaui batas.
Jika onani dibolehkan, tentu Rasulullah SAW tidak perlu memerintahkan para pemuda yang belum mampu menikah untuk berpuasa. Mereka yang belum mampu menikah tentu tinggal diperintahkan untuk onani Namun kenyataannya tidak, mereka yang belum mampu menikah diperintahkan untuk berpuasa, tidak diperintahkan untuk onani. Jadi, onani tetap saja terlarang.

4. Musik
Satu hal yang biasanya remaja kurang tahu bahwa hal tersebut juga merupakan maksiat adalah mendengarkan musik. Parahnya, kehidupan remaja saat ini kayaknya tak bisa lepas dari musik. Konsumen musik terbanyak tetap saja remaja, baik yang untuk cewek ataupun cowok, baik yang majalah ataupun tabloid, semuanya memberikan porsi ruang yang lumayan besar bagi berita musik.
Musik merupakan sesuatu yang haram karena Rasullah SAW bersabda tentang akan datangnya suatu kaum yang menghalalkannya. Musik merupakan senjata ampuh setan untuk melalaikan manusia dari mendengarkan Al-Quran.
Musik juga merupakan pembuka kemaksiatan lain. Orang yang suka musik mungkin akan sering menghadiri acara pertunjukkan musik. Biasanya di pertunjukkan musik, sponsornya adalah rokok. Trus klo beli tiket, dapat rokok gratis. Malah jadinya merokok kan? Belum lagi klo acaranya bertempat dikelab malam, pasti mereka jual minuman beralkohol juga. Sudah acaranya kelar, acara lanjutannya pasti disko atau dansa bareng.

5. Mencontek
Dosa yang ini biasa terjadi di sekolah,terutama saat ulangan atau ujian. Mencontek dilakukan untuk mendapatkan nilai bagus. Hakikatnya mencontek adalah menipu, baik diri sendiri ataupun guru.