Tampilkan postingan dengan label Serba Serbi Dunia Gaib. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Serba Serbi Dunia Gaib. Tampilkan semua postingan

Inilah Bentuk-Bentuk Perdukunan Abad 21 postheadericon

SYIRIK adalah parasit keimanan yang paling berbahaya. SWT mengklasifikasikannya sebagai kezaliman yang besar, �Sesungguhnya syirik itu adalah kezaliman yang besar,� (QS. Lukman [31] : 13). Nabi SAW bersabda, �Inginkah aku beritahu tentang dosa besar yang paling besar? Yaitu memperserkutukan Allah,� (HR. Muslim). �Sesungguhnya orang-orang yang mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka pasti Allah mengharamkan surge baginya, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun,� (QS. Al-Maidah [5] : 72).

Syirik artinya menyamakan sesuatu selain Allah dengan Allah Swt. Inilah makna syirik yang secara langsung dipahami ketika ia disebut dalam Al-Qur�an dan Sunah. Karena itu, siapa pun yang menyembah sesuatu selain Allah atau menyembahnya bersama dengan menyembah Allah, dia telah menjadi musyrik. Allah Swt berfirman, �Dan mereka menyembah selain daripada Allah apa yang tidak mendatangkan kemadharatan kepada mereka dan tidak pula kemanfaatan, daan mereka berkata, �Mereka itu pemberi syafaat kepada kami di sisi Allah��� (QS. Yunus [10] : 18).

Betapa besar dosa syirik tergambar dari ancaman Allah kepada para pelakunya. �Sesungguhnya orang-orang yang mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka pasti Allah mengharamkan surge baginya, dan tempatnya adalah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun.� (QS. Az-Zumar [39] : 65).
Bentuk Syirik

Perbuatan syirik memiliki bentuk yang sangat beragam.

Sihir
Allah Swt telah menyuruh kita berlindung dari sihir dan tukang sihir dalam firman-Nya, �Katakanlah, (Aku berlindung) � dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembuskan pada buhul-buhul.� (QS. Al-Falaq [113] : 1 dan 4). Zaman dahulu, profesi sihir banyak digeluti wanita. Tidak heran kalau dalam cerita anak-anak, lebih terkenal nenek sihir ketimbang kakek sihir. Karenanya, pada ayat ini pun yang disebut adalah wanita-wanita tukang sihir.

Kalau ingin memutuskan ikatan pernikahan, tali persaudaraan, hubungan bisnis, dll., salah satu cara yang popular pada zaman itu adalah dengan membuat ikatan-ikatan (buhul), meniup-niupnya, kemudian membukanya. Dengan cara demikian, objeknya menjadi saling bermusuhan; rumah tangga jadi berantakan, persahabatan jadi permusuhan, hubungan bisnis pun bisa porak poranda.

Zaman berkembang. Kini sihir bukan hanya didominasi kaum hawa, tapi juga digeluti kaum adam. Cara sihir pun sudah dipoles dengan alat-alat modern. Gelar penyihir pun sudah berkembang. Dahulu disebut tukang sihir, sekarang digelari dukun, paranormal, orang pintar, dll.

Islam mengharamkan segala sesuatu yang terlibat dalam perbuatan sihir. Semua yang berhubungan dengan sihir dikategorikan ke dalam perbuatan syirik. Jadi, yang masuk kategori orang musyrik (orang yang berbuat syirik, menyekutukan Allah) bukan hanya dukun, paranormal, atau orang pintar saja, tetapi para pengguna atau pasien yang mempercayainya pun digolongkan ke dalam golongan orang-orang musyrik.
�Siapa yang datang kepada paranormal, kemudian bertanya tentang sesuatu dan membenarkan/meyakini apa yang dikatakannya, maka tidak akan diterima shalatnya selama 40 hari.� (HR. Bukhari).

Allah Swt mengklasifikasikan syirik sebagai dosa besar dan Dia tidak akan mengampuni dosa syirik kalau terbawa mati. Karena itu, bergegaslah tobat apabila kita pernah meminta bantuan dukun, paranormal, atau orang pintar untuk melakukan santet, pellet, nyegik, meramal nasib, perbaikan nasib, kesembuhan, dll.
�Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.� (QS. An-Nisa [4] : 48).

Nusyrah
Nusyrah menurut Ibnul Atsir adalah pengobatan yang dilakukan terhadap orang yang diduga kemasukan jin. Nusyrah juga bermakna mengeluarkan sihir dari seseorang yang terkena sihir. Ada dua jenis nusyrah. Pertama, menyembuhkan orang yang terkena sihir dengan do�a yang terdapat dalam Al-Qur�an dan Sunah. Ini hukumnya mubah atau boleh.

Kedua, menyembuhkan orang yang terkena sihir dengan sihir lagi. Ini hukumnya haram. Rasulullah Saw ditanya tentang nusyrah. Beliau menjawab, �Hal itu adalah pekerjaan setan.� (HR. Ahmad dan Abu Daud) maksudnya, nusyrah dengan cara mengeluarkan jin dengan bantuan jin adalah haram karena masuk kategori perbuatan syirik.

Tanjim (Perbintangan)
Kata tanjim dalam terminologi syariat diartikan sebagai upaya mengetahui sesuatu dengan mengikuti isyarat bintang-bintang. Tanjim terbagi menjadi dua bagian.

Pertama, Ilmu Tasy�ir. Yaitu menjadikan bintang dan benda-benda angkasa sebagai petunjuk penentuan arah mata angin, cuaca, dan letak geografis suatu Negara dan semacamnya. Jenis ini dibolehkan dalam Islam.
Kedua, Ilmu Ta�tsir. Maksudnya, upaya mengetahui sesuatu dengan mengikuti isyarat bintang-bintang dan biasa disebut ramalan bintang, misalnya Leo, Scorpio, dll. Ilmu Ta�tsir dalam terminology sekarang adalah astrologi. Jenis ramalan bintang seperti ini hukumnya jelas haram sebagaimana disabdakan Rasulullah Saw, �Barangsiapa yang mengambil pancaran sinar dari sekumpulan bintang dan menjadikannya sebagai dasar ramalan peristiwa gaib di bumi, maka sungguh ia telah mengambil pancaran sinar dari sekumpulan sihir.� (HR. Abu Daud).

Kalimat � dan menjadikannya sebagai dasar ramalan peristiwa gaib di bumi � menggambarkan bahwa kalau bintang-bintang itu dijadikan isyarat untuk meramal hal-hal gaib seperti kematian, jodoh, rezeki, dll. Hukumnya haram.

Thiyarah
Pada masyarakat kita ada keyakinan kalau di rumah ada kupu-kupu, itu pertanda akan kedatangan tamu, kalau mata berdenyut tandanya akan menangis, dll. Keyakinan seperti ini disebut thiyarah. Thiyarah hukumnya syirik sebagaimana disabdakan Rasulullah Saw, �Thiyarah itu syirik, thiyarah itu syirik, thiyarah itu syirik.� (HR. Abu Daud dari Abdullah bin Mas�ud).

Para sahabat bertanya, �Wahai Rasulullah Saw, apa kifaratnya (penebusnya) bagi orang yang melakukan thiyarah?� Beliau menjawab, �Hendaklah salah seorang dari mereka berkata, �Ya Allah, tidak ada kebaikan kecuali kebaikan-Mu, tidak ada kesialan kecuali kesialan-Mu. Tidak ada Tuhan selain diri-Mu.�� (HR. Ahmad).

Tama�im (Jimat)
Tama�im adalah bentuk jamak dari tamimah, yaitu sesuatu yang dikalungkan ke leher atau bagian dari tubuh seseorang yang bertujuan mendatangkan manfaat atau menolak bala (bahaya). Bentuk jimat bisa berupa cincin, keris, tongkat, bahkan ada juga lembaran yang bertuliskan sejumlah ayat Al-Qur�an.
Bagaimana kalau jimat itu berisi ayat Al-Qur�an? Ibrahim al-Nakha�I berkata, �Jimat itu haram, baik yang berasal dari Al-Qur�an maupun yang bukan dari Al-Qur�an. Al-Qur�an diturunkan bukan untuk jimat tapi sebagai petunjuk ke jalan yang benar.�

Zaman jahiliyah, orang-orang Arab biasa menggunakan jimat bagi anak-anak mereka sebagai perlindungan dari sihir atau guna-guna dan semacamnya. Hukum memakai jimat adalah syirik sebagaimana sabda
Rasulullah Saw, �Sesungguhnya jampi, jimat, dan mantra-mantra adalah syirik.� (HR. Ibnu Majah)
Jimat diharamkan oleh syariat Islam karena ia mengandung makna keterkaitan hati dan tawakal kepada selain Allah dan membuka pintu bagi masuknya kepercayaan-kepercayaan yang dapat mengantarkan seseorang pada syirik besar. Rasulullah Saw bersabda, �Barangsiapa yang bergantung kepada sesuatu, maka Allah akan menyerahkan urusannya kepada sesuatu itu.� (HR. Tirmidzi dan Imam Ahmad).

Itulah sejumlah fenomena kemusyrikan yang cukup merebak di masyarakat. Semoga kita dilindungi dari perbuatan-perbuatan syirik, baik yang dilakukan dengan sengaja ataupun karena ketidaktahuan. Rasulullah Saw mengajarkan do�a agar terhindar dari berbagai bentuk kemusyrikan.

Allahumma inna na�uudzubika min annusyrika bika syaian na�lamuhu wa nastaghfiruka limaa laa na�lamuhu. �Ya Allah, aku berlindung kepada�Mu dari dosa syirik yang aku sadari, dan aku memohon ampunan kepada-Mu dari perbuatan syirik yang tidak aku sadari.� (HR. Ahmad dan Thabrani). Amin. []

Diasuh oleh Oleh: Yudhistira Adi Maulana, Penggagas rumah sehat Bekam Ruqyah Centre Purwakarta yang berasaskan pengobatan Thibbunnabawi. Alamat: Jl. Veteran No. 106, Kebon Kolot Purwakarta, Jawa Barat, Telf. 0264-205794. Untuk pertanyaan bisa melalui SMS 0817 920 7630 atau PIN BB  26A D4A 15.

TUBUH KITA DI ALAM KUBUR postheadericon


Sesungguhnya mayat di dalam kubur akan melewati beberapa fase perubahan.
Dan secara ringkas beberapa fase tersebut sejak malam pertama masuk ke kuburan hingga 25 tahun setelahnya.

... Berikut ini fase tersebut:

? Malam Pertama: Dikuburan pembusukan berawal pada daerah perut dan kemaluan.

SUBHANALLAH..

"Perut dan kemaluan'' adalah dua hal yang terpenting yang anak cucu adam ini saling bergulat dan menjaganya di dunia.

Dua hajat yang karenanya ALLAH Azza Wa Jalla membuat manusia merugi di dunia, akan membusuk pada malam pertamanya di kuburan.

Setelah itu, mulailah ''jasad berubah warna'' menjadi hijau kehitaman.

Setelah ''berbagai make up'' dan alat-alat kecantikan membuatnya memiliki ragam pesona, nanti tubuh manusia hanya akan memiliki satu warna saja.

? Malam Kedua: Dikuburan, mulailah anggota-anggota tubuh membusuk seperti: limpa, hati, paru-paru dan lambung.

? Hari Ketiga: Dikuburan mulailah anggota-anggota tubuh itu mengeluarkan bau busuk tidak sedap.

? Seminggu Setelahnya: Wajah mulai tampak membengkak, dua mata, kedua bibir dan pipi.

? Setelah 10 hari: Tetap terjadi pembusukan, pada kali ini pada anggota-anggota tubuh tersebut perut, lambung, limpa.

? Setelah Dua Minggu: Rambut mulai rontok.

? Setelah 15 Hari: Lalat hijau mulai bisa mencium bau busuk dari jarak 5 km dan ulat-ulat pun mulai menutupi seluruh tubuhnya.

? Setelah Enam Bulan: Anda tidak akan menemukan kecuali rangka tulang saja.

? Setelah 25 Tahun: Rangka tubuh ini akan berubah menjadi semacam biji dan di dalam biji tersebut, Anda akan menemukan satu tulang yang sangat kecil yang disebut "ADJBUDZ DZANAB'' (tulang ekor).

Dari tulang inilah kita akan dibangkitkan oleh ALLAH Azza Wa Jalla pada hari kiamat.

Lantas...
Apa yang membuat kita lancang berbuat maksiat kepada ALLAH Azza Wa Jalla?
Apa yang kita patut sombongkan ya akhina wa ukhtina?

Menangislah ingat dosa.

Astaghfirullahal'adzim

Inilah tubuh yang selama ini kita jaga.

Inilah tubuh yang kita berbuat maksiat kepada ALLAH dengannya.

Oleh karena itulah.
Jangan biarkan umur kita melewati jasad ini sia-sia, karena dia akan mendapatkan kejadian seperti itu.

Marilah sama-sama kita memohon keteguhan kepada ALLAH untuk kita sekalian.

Yaa ALLAH...
Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hati kami di atas agama-MU.

Yaa ALLAH...
Jadikanlah kuburan kami sebagai satu taman dari taman-taman syurga dan jangan jadikan dia sebagai satu lubang dari lubang-lubang api neraka.

Aamin Ya Rabbal alamiin...

Wallahu 'alam bishawwab.



sumber: http://www.facebook.com/pages/Ustadz-Soleh-Mahmoed/159591304210224

Siapa Tuhanmu? Siapa Nabimu? Apa agamamu? postheadericon

Foto: Bismillahirrahmanirrahiim  Siapa Tuhanmu? Siapa Nabimu? Apa agamamu? Siapa imammu? Dimana kiblatmu? Siapa saudaramu?  Dan jawabannya sangat sederhana:  ALLAH Tuhanku Muhammad Nabiku Islam agamaku Al-Qur'an imamku Ka'bah kiblatku Muslimin dan Muslimat saudaraku..  Sangat sederhana, bukan?  Tapi apakah sesederhana itu kelak kita akan menjawabnya? Saat sendiri di perut bumi? Saat tiada lagi penolong selain amal kebaikan kita selama hidup di dunia?  Astaghfirullahal'Adzim..   Ampunilah kami ya ALLAH.. Kami hanyalah hamba-MU yang berlumur dosa dan maksiat. Sangat hina diri ini di hadapan-MU. Tidak pantas rasanya kami senantiasa meminta dan meminta maghfirah-MU, sementara balasan kami hanyalah perilaku buruk dan sia-sia.  Ya Allah... Izinkan kami tuk senantiasa bersimpuh memohon maghfirah dan rahmat-MU. Tunjukkanlah kami jalan terang menuju cahaya-MU. Agar kami tidak sesat tersesatkan...  Astaghfirullaahal'Adziim... Astaghfirullaahal'Adziim... Astaghfirullaahal'Adziim...  Aamin Allahumma yaa Allah yaa Rabbal 'alamiin  Salam santun selalu ya akhina wa ukhtina.  ___________________________  Saudaraku se-iman se-agama, "aamiinkan" do'a ini sebanyak-banyaknya, dan silakan forward dengan cara klik share/bagikan postingan beriring do'a ini, Insya ALLAH Anda termasuk orang yang berdo'a dan dido'akan oleh seluruh ummat Islam, semoga kita, orang tua kita dan semuanya juga di ampuni semua dosa-dosa yang telah lalu, moga diberikan kemudahan dalam urusan dunia dan diberikan jodoh yang sholeh dan sholehah juga mendapatkan pahala yang berlipat ganda dan diwafatkan dalam keadaan khusnul khotimah, serta apa yang kita do'akan diterima oleh ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala.  Semoga Rahmat ALLAH selalu menyertai kita semuanya..  Aamiin Allahumma yaa Allah yaa Rabbal'alamiin.  Mohon bantuannya juga supaya halaman ini berkembang dengan cara klik link berikut ini:  https://m.facebook.com/home.php?I&p=+Gabung+yuk+di+halaman+resmi+%40%5B159591304210224%3A9%5D+Insya+ALLAH+bermanfaat&refid=52  Kemudian klik tombol Bagikan di kotak update status diberanda fbmu.  Semoga kebaikan akan terus selalu tersampaikan.


Bismillahirrahmanirrahiim

Siapa Tuhanmu?
Siapa Nabimu?
Apa agamamu?
Siapa imammu?
... Dimana kiblatmu?
Siapa saudaramu?

Dan jawabannya sangat sederhana:

ALLAH Tuhanku
Muhammad Nabiku
Islam agamaku
Al-Qur'an imamku
Ka'bah kiblatku
Muslimin dan Muslimat saudaraku..

Sangat sederhana, bukan?

Tapi apakah sesederhana itu kelak kita akan menjawabnya?
Saat sendiri di perut bumi?
Saat tiada lagi penolong selain amal kebaikan kita selama hidup di dunia?

Astaghfirullahal'Adzim..

Ampunilah kami ya ALLAH..
Kami hanyalah hamba-MU yang berlumur dosa dan maksiat.
Sangat hina diri ini di hadapan-MU.
Tidak pantas rasanya kami senantiasa meminta dan meminta maghfirah-MU, sementara balasan kami hanyalah perilaku buruk dan sia-sia.

Ya Allah...
Izinkan kami tuk senantiasa bersimpuh memohon maghfirah dan rahmat-MU.
Tunjukkanlah kami jalan terang menuju cahaya-MU.
Agar kami tidak sesat tersesatkan...

Astaghfirullaahal'Adziim...
Astaghfirullaahal'Adziim...
Astaghfirullaahal'Adziim...

Aamin Allahumma yaa Allah yaa Rabbal 'alamiin

Salam santun selalu ya akhina wa ukhtina.

Serba Serbi Dunia Gaib postheadericon


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqhxt8HApsJ9ThK3-me3wKSusiEM5lm_0cU_3PpPhQsVimhuLJEoVgMzoZR0xpoCb5qx3nxlgwDnTAshyphenhyphenF7K0PIiGEGguF3wk41cMYMlH_skz_heJ13W905wO2gTj_fPrtgjAJRs7fKpI/s1600/scelusbrutus-zlobaethan011.jpg



Pada kenyataannya banyak orang yang tertarik menelaah pada dunia mahkluk halus, barang kali mereka mendengar beberapa cerita atau membaca tulisan atau dari buku-buku.
Bagi orang yang  telah mencapai ilmu sejati dalam kejawen atau mungkin yang sudah menguasai metafisika, dunia mahkluk halus itu biasa adanya, bukannya omong kosong. Dibawah ini digambarkan informasi dari dunia-dunia mereka versi kejawen,dimana ( lebih dari satu dunia ) paling tidak yang terjadi ditanah Jawa.
Banyak ahli kejawen mempunyai pendapat yang sama bahwasanya di dalam dunia yang satu dan sama ini, sebenarnya dihuni oleh tujuh macam alam kehidupan, termasuk alam yang dihuni oleh manusia.
Di dunia ini memiliki tujuh saluran kehidupan yang ditempati oleh bermacam-macammahkluk. Mahkluk-mahkluk dari tujuh alam tersebut, pada prinsipnya mereka mengurusi alamnya masing-masing, aktivitas mereka tidak bercampur setiap alam mempunyai urusannya masing-masing. Dari tujuh alam itu hanyalah alamnya manusia yang mempunyai matahari dan penduduknya yang terdiri dari manusia, binatang dan lain-lain mempunyai badan jasmani.
Penduduk dari 6 alam yang lain mereka mempunyai badan dari cahaya (badan Cahya) atau yang secara populer dikenal sebagai mahkluk halus ? wong alus ? mahkluk yang tidak kelihatan.
Di 6 alam itu tidak ada hari yang terang berderang karena tidak ada matahari. Keadaannya seperti suasana malam yang cerah dibawah sinar bulan dan bintang-bintang yang terang, maka itu tidak ada sinar yang menyilaukan seperti sinar matahari atau bagaskoro (Jawa halus)

Konon Ada 2 macam mahkluk halus :
  1. Mahkluk halus asli yang memang dilahirkan ? diciptakan sebagai mahkluk halus.
  2. Mahkluk halus yang berasal dari manusia yang telah meninggal. Seperti juga manusia ada yang baik dan jahat, ada yang pintar dan bodoh.
Mahkluk-mahkluk halus yang asli mereka tinggal di dunianya masing-masing, mereka mempunyai masyarakat maka itu ada mahkluk halus yang mempunyai kedudukan tinggi seperti Raja-raja, Ratu-ratu, Menteri-menteri dll, sebaliknya ada yang berpangkat rendah seperti prajurit, pegawai, pekerja dll.
Inilah kenyataannya yang bukan hanya merupakan ilusi atau bayangan semata, alam lain itu antara lain :

1. Merkayangan
Kehidupan di saluran ini hampir sama seperti kehidupan di dunia manusia, kecuali tidak adanya sinar terang seperti matahari.
Dalam dunia merkayangan mereka merokok, rokok yang sama seperti dunia manusia, membayar dengan uang yang sama, memakai macam pakaian yang sama, ada banyak mobil yang jenisnya sama di jalan-jalan, ada banyak pabrik-pabrik persis seperti di dunia manusia. Yang mengherankan adalah, mereka itu memiliki tehnologi yang lebih canggih dari manusia, kota-kotanya lebih modern ada pencakar langt, pesawat-pesawat terbang yang ultra modern dll.
Ada juga hal-hal yang mistis di dunia Merkayangan ini, kadang-kadang bila perlu ada juga manusia yang diundang oleh mereka antara lain untuk: melaksanakan pertunjukkan wayang kulit, menghadiri upacara perkimpoian, bekerja di batik, rokok dan manusia-manusia yang telah melakukan pekerjaan di dunia tersebut, mereka itu dibayar dengan uang yang syah dan berlaku seperti mata uang di dunia ini.
2. Jin-Siluman
Mahkluk halus ini konon suka tinggal didaerah yang ber air seperti di danau-danau, laut, samudera dll, masyarakat siluman diatur seperti masyarakat jaman kuno. Mereka mempunyai Raja, Ratu, Golongan Aristokrat, Pegawai-pegawai Kerajaan, pembantu-pembantu, budak-budak dll. Mereka bisa tinggal di Keraton-keraton, rumah-rumah bangsawan, rumah-rumah yang bergaya kuno dll.
Kalau orang pergi berkunjung ke Solo-Yogyakarta atau jawa Tengah, orang akan mendengar cerita tentang beberapa siluman antara lain: Kanjeng Ratu Kidul ? Ratu Laut Selatan, Ratu legendaris, berkuasa dan amat cantik, yang tinggal di istananya di Laut Selatan, dengan pintu gerbangnya Parangkusumo. Parangkusumo ini terkenal sebagai tempat pertemuan antara Panembahan Senopati dan Kanjeng Ratu Kidul, dalam pertemuan itu, Kanjeng Ratu Kidul berjanji untuk melindungi semua raja dan kerajaan Mataram.
Beliau mempunyai seorang patih wanita yang setia dan sakti yaitu Nyai Roro Kidul, kerajaan laut selatan ini terhampar di Pantai Selatan Pulau Jawa, di beberapa tempat kerajaan ini mempunyai Adipati. Seperti layaknya disebuah negeri kuno di kerajaan laut selatan ini juga ada berbagai upacara, ritual dll dan mereka juga mempunyai angkatan perang yang kuat. Sarpo Bongso-Penguasa Rawa Pening.
Sebuah danau besar yang terletak di dekat kota Ambarawa antara Magelang dan Semarang. Sarpo Bongso ini siluman asli, yang telah tinggal di telaga itu untuk waktu yang lama bersama dengan penduduk golongan siluman. Sedangkan kanjeng Ratu Kidul bukanlah asli siluman, beberapa abad yang lalu beliau adalah seorang Gusti dikerajaan di Jawa, tetapi patihnya Nyai Roro Kidul adalah siluman asli sejak beberapa ribu tahun yang lalu.

3. Kajiman
Mereka hidup dirumah-rumah kuno di dalam masyarakat yang bergaya aristokrat, hampir sama dengan bangsa siluman tetapi mereka itu tinggal di daerah-daerah pegunungan dan tempat-tempat yang berhawa panas. Orang biasanya menyebut merak Jim.

4. Demit
Bangsa ini bertempat tinggal di daerah-daerah pegunungan yang hijau dan lebih sejuk hawanya, rumah-rumah mereka bentuknya sederhana terbuat dari kayu dan bambu, mereka itu seperti manusia hanya bentuk badannya lebih kecil.
Disamping masyarakat yang sudah teratur seperti Merkayangan, Siluman, Kajiman, dan Demit masih ada lagi dua menjelaskannya lebih detail, secara singkat kedua masyarakat itu adalah untuk mereka yang jujur, suci dan bijak. Mahkluk halus yang tidak sempurna.
Disamping tujuh macam alam permanen tersebut, ada sebuah saluran yang terjepit, dimana roh-roh dari manusia-manusia yang jahat menderita karena kesalahan yang telah mereka perbuat pada masa lalu, ketika mereka hidup sebagai manusia.
Manusia yang salah itu pasti menerima hukumaan untuk kesalahan yang dilakukannya, hukuman itu bisa dijalani pada waktu dia masih hidup di dunia atau lebih jelek pada waktu sesudah kehidupan (afterlife) diterima oleh orang-orang yang sudah melakukan: fitnah, tidak jujur, prewangan (orang yang menyediakan raganya untuk dijadikan medium oleh mahkluk halus), blackmagic, guna-guna yang membuat orang lain menderita, sakit atau mati dll, pengasihan supaya dikasihi oleh orang lain dengan cara-cara yang tidak wajar, membunuh orang, dll perbuatan yang nista.
Memuja berhala untuk menjadi kaya (pesugihan) yang dimaksud dengan berhala dalam kejawen bukanlah patung-patung batu, tetapi adalah sembilan macam mahkluk halus yang katanya, "suka menolong" manusia supaya menjadi kaya dengan kekayaan meterial yang berlimpah.
Pemujaan terhadap kesembilan mahkluk jahat itu merupakan kesalahan fatal, mereka itu bila dilihat dengan mata biasa kelihatan seperti:
  1. Jaran Penoreh ? kuda yang kepalanya menoleh kebelakang
  2. Srengara Nyarap ? anjing menggigit
  3. Bulus Jimbung ? bulus yang besar
  4. Kandang Bubrah ? kandang yang rusak
  5. Umbel Molor ? ingus yang menetes
  6. Kutuk Lamur ? sebangsa ikan, penglihatannya tidak terang
  7. Gemak Melung ? gemak, semacam burung yang berkicau
  8. Codot Ngising ? kelelawar berak
  9. Bajul Putih ? buaya putih.
Bagi mereka yang telah melakukan kesalahan dengan jalan memuja atau menggunakan "jasa-jasa baik" berhala diatas, mereka tentu akan mendapat hukuman sesudah "kematiannya" badan dan jiwa mereka mendapat hukuman persyaratan sangkan paraning dumadi (datang dari suci, di dunia ini hidup suci dan kembali lagi ke suci)
Berbagai macam hukuman sesudah kehidupan
Ini merupakan hukuman yang teramat berat, tidak ada penderitaan yang seberat ini, maka itu setiap orang harus berusaha untuk menghindarinya.
Bagaimana caranya? mudah saja: bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dengan melakukan perbuatan yang baik dan benar, berkelakuan baik, jujur, suka menolong, jangan menipu, jangan mencuri, jangan membunuh, jangan menyiksa, jangan melakukan hal-hal yang jelek dan nista.
Ada pepatah Jawa yang bunyinya "Urip iku mung mampir ngombe" artinya hidup didunia ini hanyalah untuk mampir minum, itu artinya orang hidup didunia ini hanya dalam waktu singkat maka itu berbuatlah yang pantas/"bener".